Panduan skripsi
Cara mencari jurnal untuk skripsi tanpa tenggelam di hasil pencarian.
Untuk skripsi, sumber yang dipilih harus relevan dengan variabel, objek, metode, dan konteks penelitian. Banyak hasil pencarian terlihat cocok, tetapi tidak semuanya layak masuk Bab 2.
1
Ubah judul skripsi menjadi konsep pencarian
Pisahkan variabel utama, objek penelitian, metode, dan konteks. Gunakan kombinasi Indonesia dan Inggris jika bidangmu banyak terbit di jurnal internasional.
2
Prioritaskan sumber yang menjawab kebutuhan Bab 2
Pilih jurnal yang membantu definisi konsep, teori, temuan terdahulu, atau metode. Hindari sumber yang hanya mirip kata kunci.
3
Catat metadata sebelum menulis sitasi
Simpan judul, penulis, tahun, DOI, jurnal, volume, issue, dan halaman supaya daftar pustaka bisa dicek dan diformat tanpa menebak.
Checklist cepat
Yang harus dicek sebelum sumber dipakai.
Kata kunci berasal dari variabel dan konteks penelitian
Abstrak mendukung alasan kamu mengutip sumber itu
Sumber primer diprioritaskan dibanding ringkasan blog
Tahun terbit sesuai arahan kampus atau dosen
Semua kandidat dicek sebelum masuk daftar pustaka final
FAQ
Berapa banyak jurnal yang ideal untuk skripsi?
Tergantung kampus dan bidang. Yang penting bukan hanya jumlah, tetapi relevansi, kredibilitas, dan kemampuanmu menjelaskan kenapa sumber itu dipakai.
Bolehkah memakai referensi dari Google Scholar saja?
Google Scholar berguna untuk menemukan sumber, tetapi metadata tetap perlu dicek dari publisher, DOI, katalog akademik, atau alat verifikasi sebelum dikutip.
Diperbarui: 19 September 2026
Sumber yang dirujuk
- Crossref metadata services (dicek 19 September 2026)
- OpenAlex works API (dicek 19 September 2026)
