CekSitasi

Tangkap referensi palsu, sebelum dosenmu yang temukan.

31-45% referensi yang diberikan ChatGPT terbukti palsu [1]. CekSitasi bantu kamu verifikasi daftar pustaka dan perbaiki sitasi palsu.

Jumlah sitasi saat ini: 0 sitasi

Dipakai 30.000 mahasiswa dari

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Airlangga
  • IPB University
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Brawijaya
Perbaiki sitasimu

Temukan dan ganti sitasi palsu

Verifikasi tiap referensi tanpa perlu kerja detektif.

Jangan percaya sitasi AI

Referensi yang dibuat AI sering mencampur penulis, tahun, jurnal, atau bahkan mengarang sumber yang tidak pernah ada.

Masalahnya

Daftar pustaka terlihat rapi dan meyakinkan, tapi isinya campur data. DOI-nya nyambung ke artikel yang beda, atau memang tidak ada sama sekali.

Solusinya

Tempel daftar pustakamu, lalu tiap sitasi dicocokkan satu per satu ke katalog akademik. Yang cocok diberi status, yang tidak jelas ditandai supaya kamu tahu mana yang perlu dicek ulang.

Kenapa CekSitasi?

Fitur yang bikin sitasimu lebih rapi

Sitasi yang sudah diverifikasi, terhubung langsung ke sumbernya.

Verifikasi sumber

Setiap referensi dicocokkan ke katalog akademik global dan lokal, jadi sitasi yang nyambung langsung ke sumbernya sendiri, bukan cuma kelihatan rapi.

Saran sitasi pengganti

Kalau sitasinya tidak ditemukan atau metadatanya beda, kami tawarkan kandidat sumber lain di topik yang sama supaya kamu punya pilihan lain.

Tautan langsung ke sumber

Buka DOI, penerbit, atau akses terbuka langsung dari laporan, lengkap dengan metadata aslinya supaya kamu bisa verifikasi sendiri.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu CekSitasi?

Alat cek daftar pustaka. Kamu tempel referensi yang sudah dikumpulkan, lalu tiap sitasi dicocokkan ke katalog akademik. Kamu dapat tahu mana yang ditemukan, mana yang detailnya beda, dan mana yang perlu dicek lagi.

Gimana cara pakainya?

Tempel daftar pustaka ke kolom di atas, satu referensi per baris, lalu tekan tombol cek. Hasilnya muncul di halaman yang sama.

Format apa saja yang bisa dicek?

APA, IEEE, Vancouver, Harvard, dan Daftar Pustaka modus Indonesia. Kalau kamu pakai gaya lain, tempel saja — alat ini baca judul, penulis, tahun, DOI, dan nama jurnal atau penerbit.

Kalau sitasinya tidak ditemukan, berarti palsu?

Belum tentu. Artinya kami belum menemukannya di sumber yang kami cek. Buku lama, jurnal lokal, dan sumber tanpa DOI sering belum terindeks, jadi masih ada kemungkinan yang sebenarnya benar.

Apakah CekSitasi gratis?

Sebagian. Setelah daftar, 3 sitasi pertama bisa dicek gratis, dan format daftar pustaka ke APA 7, IEEE, Vancouver, atau Harvard gratis untuk semua pengguna. Laporan lengkap dengan bukti sumber, pemeriksaan ulang, dan referensi pengganti ada di paket Pro: bayar sekali, bukan langganan otomatis.

Bisa cek referensi dari ChatGPT atau AI lain?

Bisa. Tempel daftar pustaka hasil AI seperti biasa. Referensi buatan AI sering memakai nama penulis dan jurnal yang nyata dengan judul atau DOI yang tidak pernah ada, dan itu terlihat saat tiap sitasi dicocokkan ke katalog akademik.

Kenapa perlu akun?

Akun menyimpan daftar pustakamu supaya tidak perlu mengetik ulang, dan laporan lengkap memuat alasan untuk setiap sitasi.

Kalau masih bingung?

Setiap sitasi di laporan disertai alasannya, jadi biasanya kamu bisa lihat sendiri masalahnya di judul, penulis, tahun, atau DOI. Kalau masih mengganjal, hubungi kami lewat halaman Tentang Kami.

Saat referensi terasa meragukan

Cek, lalu rapikan formatnya.

CekSitasi membantu menandai referensi yang perlu perhatian, membuka bukti sumber yang bisa kamu cek, dan menyiapkan format sitasi yang rapi sebelum tugas dikirim.

Cek sitasi

Lihat status per sitasi: aman, metadata beda, mencurigakan, atau perlu kamu periksa sendiri.

Cari jurnal

Dari paragraf atau topik, dapatkan kandidat sumber yang relevan dan bisa langsung kamu sitasi.

Format

Ubah output ke APA 7, IEEE, Vancouver, atau Harvard tanpa menulis ulang dari nol.

Deadline tidak menunggu

Siapkan sitasimu sebelum tugas dikumpulkan.

Tempel daftar pustakamu, baca dulu mana yang perlu diperbaiki, baru kerjakan bagian yang paling berisiko.