Kalau DOI aktif, apakah sitasinya pasti benar?
Belum tentu. DOI aktif bisa saja ditempel ke judul yang berbeda. Sitasi baru kuat jika metadata DOI cocok dengan detail yang kamu tulis.
Kenapa DOI bisa tidak ditemukan?
Bisa karena DOI salah ketik, artikel belum punya DOI, sumber berasal dari buku atau laporan, atau katalog publik belum memperbarui metadata.
Apakah semua jurnal punya DOI?
Tidak. Banyak jurnal nasional, prosiding, buku, dan laporan tidak memakai DOI. Sumber tanpa DOI tetap bisa valid; yang dicek adalah keberadaan artikelnya di situs jurnal, Garuda, atau katalog lain.
Bagaimana cara membuka DOI?
Tulis https://doi.org/ lalu kode DOI-nya di address bar browser, misalnya https://doi.org/10.1000/xyz123, atau tempel kodenya di kolom pencarian doi.org. DOI yang aktif akan membuka halaman artikel di situs penerbit atau repositori.
Apa bedanya DOI dan ISSN?
DOI mengidentifikasi satu artikel atau dokumen. ISSN mengidentifikasi jurnalnya sebagai terbitan berkala. Dua artikel dari jurnal yang sama punya ISSN sama tetapi DOI berbeda.
Bisa cek DOI jurnal online gratis?
Bisa. doi.org dan Crossref Metadata Search gratis untuk cek satu per satu. Di CekSitasi, 3 sitasi pertama bisa dicek gratis setelah daftar, termasuk pencocokan DOI dengan metadata sitasinya.