CekSitasi
Istilah akademik

Jurnal predator

Jurnal predator adalah jurnal yang mengaku kredibel, tetapi menerbitkan hampir semua kiriman tanpa proses review yang benar, sering dengan imbalan biaya yang tidak transparan. Artikel di jurnal seperti ini sulit dipertanggungjawabkan sebagai sumber skripsi.

Kenapa ini penting untuk skripsi

Dosen menilai daftar pustaka bukan hanya dari judul, tetapi dari tempat artikelnya terbit. Mengutip jurnal predator bisa melemahkan penilaian metodologi. Sebelum dikutip, periksa keberlanjutan terbit, keberadaan dewan redaksi, dan apakah nomor DOI yang dicantumkan benar-benar bisa dibuka.

Contoh

Ilustrasi pemeriksaan cepat sebelum mengutip

Sebuah jurnal memasang 60 artikel dalam satu nomor dan tidak punya halaman proses review. Setelah DOI salah satu artikel dibuka, tautannya mengarah ke halaman kosong. Kedua tanda itu cukup untuk mencari sumber pengganti.Contoh adalah ilustrasi, bukan data atau referensi nyata.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana menilai jurnal sebelum dikutip?

Buka laman resminya, cek keberadaan dewan redaksi dan proses review, lihat keteraturan terbit, lalu pastikan nomor DOI yang dicantumkan bisa dibuka. Untuk jurnal Indonesia, akreditasi bisa dicek di SINTA.

Berbayar berarti jurnal predator?

Tidak. Banyak jurnal bereputasi memungut biaya proses terbitan yang jelas tertulis. Yang membedakan adalah transparansi biaya dan adanya review yang benar, bukan adanya biayanya.

Diperbarui: 14 Oktober 2026

Sumber yang dirujuk